Selasa, 28 Oktober 2014

Mengapa Manusia Disebut Makhluk Sempurna

Mengapa Manusia Disebut  Makhluk Sempurna

                Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Berbeda dengan makhluk lainnya yang diciptakan oleh Allah SWT, manusia memiliki yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya, yaitu kemampuan berfikir. Manusia dengan hewan memang sama-sama memiliki otak, akan tetapi otak yang dimiliki oleh manusia dapat digunakan untuk berfikir secara baiknya, sedangkan hewan otaknya tidak digunakan secara semestinya, serta manusia dapat berbahasa yang dapat disaling mengerti. Maka dari hal tersebut, manusia adalah makhluk yang paling sempurna diciptakan oleh Allah.
                Sebenarnya, Allah SWT telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna. Hal ini tertuang dalam Al- Qur’an di Surah At-Tin ayat 4 “ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Apa yang terlintas dalam benak kita saat membaca ayat tersebut. Malukah?. Allah sendiri yang mengatakan bahwa ciptaan-NYA yang bernama manusia adalah bentuk yang terbaik dari bentuk-bentuk yang lain. Lantas mengapa dengan berani kita mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna? Sekarang, siapakah yang menciptakan manusia sehingga berani mengatakan bahwa manusia itu tidak sempurna? Kita sebagai manusia ataukah Allah sebagai tuhannya manusia.
                Bermain dengan ungkapan yang menyangkut dengan ciptaan Allah adalah sebuah hal yang sebaiknya kita hindari. Hal ini bisa-bisa malah akan menyinggung sisi tauhid. Menyakini bahwa segala ciptaan Allah tidak ada yang cacat. Segala sistemnya juga tidak ada satupun yang cacat. Tidak sedikitpun cacat dari sebuah kesempurnaan.
Manusia merupakan makhluk yang paling mulia yang berbeda dari makhluk-makhluk yang lain. Manusia berbeda dengan binatang. Binatang hanya dibekali dengan insting, sedangkan manusia mempunyai akal fikiran, perasaan (Qolbu) dan bentuk fisiknya yang sangat sempurna. Manusia juga berbeda dengan tumbuhan, malaikat, iblis dan makhluk lainnya.

“Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratn dan dilautan, kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan”. (Q.S Al Isra’: 70)
Ayat Al-Qur’an diatas menerangkan dengan jelas bahwasannya manusia adalah makhluk Tuhan yang diciptakan dengan kelebihan yang sempurna. Ayat diatas adalah bukti nyata bahwa manusia adalah makhluk sempurna (tidak ada keraguan atas Firman Allah SWT). Untuk melihat kesempurnaan diri kita, cobalah untuk bercermin. Lihatlah betapa sempurnanya diri kita dari ujung kaki sampai ujung rambut. Sebagai contoh sederhana, amatilah begitu sempurnanya Bulu Mata kita. Bentuk, panjang, dan posisinya begitu proporsional dan sempurna (coba bayangkan bulu mata kita tumbuh lebih lebat dari rambut.. pastii mengerikan)
Manusia memiliki semuanya, mulai dari sifat yang jelek, sampai pada sifat yang sangat mulia. Dan tidak ada lagi makhluk yang sesempurna manusia dimuka bumi sebagai makhluk yang sempurna. Manusia itu diberikan kebebesan memilih oleh Allah. Memilih sendiri tempat huninya, gaya huninya, dan menerima semua konsekuensi atas pilihannya. Dan sekali lagi, semuanya adalah faktor pendukung kesempurnaan manusia. Jikau ada yang cacat maka Allah menantang kita untuk mencari dimanakah sebuah nikmat itu dapat didustakan oleh kita yang menamakan manusia. Bukankah manusia itu adalah sebuah kesempurnaan yang sempurna sehingga mewajibkan kita mensyukuri dengan menuruti segala perintah-NYA. Karena dengan kesempurnaan tersebutlah Allah membuktikan kepada manusia sebagai tuhannya manusia. Tuhan jin, Tuhannya malaikat, dan Tuhan segala alam.
           
Maka dari itu, Fitrah kita sendirilah yang harus menjadi tujuan hidup kita. Dengan kembali ke fitrah kita, maka kita akan diberi hak kita yaitu menjadi Makhluk Allah SWT yang paling sempurna. Kesempurnaan manusia sebagai makhluk Allah SWT tidak dilihat dari segi fisik (kecantikan ataupun ketampanan seseorang), tapi sempurna dimata Allah SWT adalah siapa yang paling bertaqwa diantara mereka semua. Allah berfirman dalam (Q.S Al-Hujurat : 13)
Sumber :
http://amvanalion.blogspot.com/2013/04/manusia-makhluk-paling-sempurnabaik.html , http://rofialip.blogspot.com/2012/01/manusia-merupakan-makhluk-sempurna.html , http://rizkywardhanie293.blogspot.com/2010/10/manusia-adalah-makhluk-ciptaan-allah.html

4 komentar:

  1. Apakah manusia yang terlahir cacat fisik / mentalnya masih bisa dikatakan makhluk sempurna? Manusia yang berbuat kejahatan dan membunuh tanpa belas kasih masih bisa dikatakan mahkluk yang berperasaan?
    Manusia dapat melakukan apapun yang tidak bisa dilakukan oleh binatang, oleh karena itu manusia juga punya sifat buas lebih dari binatang! Hanya saja org selalu menutupinya dangan kata "sempurna". Manusia menurut saya tidak dilahirkan dengan kesempurnaan, namun manusia mencoba untuk menggapai itu, dengan melatih jiwa dan raga.

    BalasHapus
  2. Betul�� daripada Hewan yg cacat��

    Manusia itu bisa menjadi malaikat untuk seseorang & bisa Menjadi syetan untuk orang lain ..?! Smua tergantung AmaL Perbuatannya��

    BalasHapus
  3. Manusia itu Mahluk Bukaan ???
    Apapun itu selama Ia bernama Manusia, maka dia adalah Mahluk PALING sempurna dibandingkan mahluk Apapun.

    BalasHapus
  4. Manusia itu Mahluk Bukaan ???
    Apapun itu selama Ia bernama Manusia, maka dia adalah Mahluk PALING sempurna dibandingkan mahluk Apapun.

    BalasHapus