Sabtu, 15 November 2014

Manusia dan Keindahan



Pengertian Keindahan
Keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran. Keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung keindahan berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas, menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan
juga menyenangkan
2. Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna
Hubungan Manusia dan Keindahan
Hubungan antara manusia dengan keindahan sangatlah erat. Manusia sendiri merupakan hasil karya ciptaan Tuhan yang indah. Lelaki yang tampan memiliki keindahannya sendiri, begitu juga wanita dengan unsur-unsur seperti wajah, bentuk tubuh, kulit, dsb.
Pada dasarnya manusia sangat menyukai keindahan apapun itu. Sebagai contoh, manusia sangat senang mengunjungi tempat-tempat yang memiliki keindahan tinggi, seperti laut, pantai, pegunungan, dsb. Manusia juga sangat senang untuk memiliki benda-benda yang menurutnya atau dilihatnya indah, seperti bunga (khususnya wanita).
Mata merupakan indera yang paling mampu menikmati keindahan, karena hampir semua hal keindahan dinilai indah dengan mata yang senang melihatnya, sehingga memberikan daya tarik emosional.
Indonesia memiliki banyak tempat atau objek wisata yang sangat indah dan sudah banyak diketahui banyak orang bahkan sampai ke mancanegara, contohnya Pulau Bali atau disebut juga Pulau Dewata. Banyak turis mancanegara maupun lokal yang memfavoritkan keindahannya.
Ada beberapa alasan mengapa manusia menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:
1) Tata nilai yang telah usang
2) Kemerosotan Zaman
3) Penderitaan Manusia
4) Keagungan Tuhan

Kesimpulan
Keindahan pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan tuhan. Ini berarti bahwa keindahan itu ciptan tuhan. Sebab itu manusia dan keindahan merupakan satu kesatuan, karena keindahan merupakan bagian dari manusia.
Setiap manusia mencipatakan suatu karya pasti selalu memikirkan keindahannya. Manusia pasti suka menilhat sesuatu yang indah, maka dari itu manusia dan keindahan merupakan hal yang penting dalam kehidupannya.
Sumber :
http://oebudhi.blogspot.com/2012/04/manusia-dan-keindahan.html
http://mariefrancis65.wordpress.com/2013/12/03/makalah-tugas-ibd-ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-keindahan/
http://ratriliapadwacharisma.wordpress.com/2014/04/04/ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-keindahan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar