PERBEDAAN KONSELING
DAN PISOKOTERAPI
A. DEFINISI
- Konseling
Menurut Schertzer dan Stone
(1980) Konseling
adalah upaya membantu individu melalui proses interaksi yang bersifat pribadi
antara konselor dan konseli agar konseli mampu memahami diri dan lingkungannya,
mampu membuat keputusan dan menentukan tujuan berdasarkan nilai yang
diyakininya sehingga konseli merasa bahagia dan efektif perilakunya.sedangkan
menurut Jones (1951)
Konseling adalah
kegiatan dimana semua fakta dikumpulkan dan semua pengalaman siswa difokuskan
pada masalah tertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan. Dimana ia
diberi panduan pribadi dan langsung dalam pemecahan untuk lkien. Konseling
harus ditujukan pada perkembangan yang progresif dari individu untuk memecahkan
masalah-masalahnya sendiri tanpa bantuan.
- Psikoterapi
Sedangkan
psikoterapi menurut Wolberg
(1967 dalam Phares dan Trull 2001), mengungkapkan bahwa psikoterapi merupakan
suatu bentuk perlakuan atau tritmen terhadap masalah yang sifatnya emosional.
Dengan tujuan menghilangkan simptom untuk mengantarai pola perilaku yang
terganggu serta meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi yang positif.
Sedangkan menurut Hariyanto (2010) Psikoterapi adalah proses difokuskan untuk
membantu Anda menyembuhkan dan konstruktif belajar lebih banyak bagaimana cara
untuk menangani masalah atau isu-isu dalam kehidupan Anda. Hal ini juga dapat
menjadi proses yang mendukung ketika akan melalui periode yang sulit atau stres
meningkat, seperti memulai karier baru atau akan mengalami perceraian
B. PERSAMAAN
Persamaan antara konseling
dan psikoterapi adalah membantu dan memberikan perubahan, perbaikan kepada
klien (yaitu, eksplorasi-diri, pemahaman-diri, dan perubahan tindakan/perilaku)
agar klien dapat sehat dan normal dalam menjalani hidup dan kehidupannya. Keduanya
juga merupakan bantuan yang diberikan dengan mencoba menghilangkan tingkah laku
merusak-diri (self-defeating) pada klien.
C. PERBEDAAN
Perbedaan yang dapat dilihat bahwa konseling lebih
terfokus pada interaksi antara konselor dan konseli dan lebih mengutamakan
pembicaraan serta komunikasi non verbal yang tersirat ketika proses konseli
berlangsung dan semacam memberikan solusi agar konseli dapat lebih memahami
lingkungan serta mampu membuat keputusan yang tepat dan juga nantinya konseli
dapat menentukan tujuan berdasarkan nilai yang diyakininya.
Sedangkan
psikoterapi lebih terfokus pada treatment terhadap masalah sifatnya emosional
dan juga lebih dapat diandalkan pada klien yang mengalami penyimpangan dan juga
lebih berusaha untuk menghilangkan simptom-simptom yang di anggap mengganggu
dan lebih mengusahakan agar klien dapat meningkatkan pertumbuhan dan
perkembangan kepribadian ke arah yang positif.
Dapat kita lihat bahwa perbedaan
antara konseling dengan psikoterapi sebagai berikut:
|
KONSELING
|
PSIKOTERAPI
|
|
Klien
|
Pasien
|
|
Masalah: Jabatan, Pendidikan, dsb
|
Masalah kepribadian dan pengambilan keputusan
|
|
Berhubungan dengan pencegahan
|
Berhubungan dengan penyembuhan
|
|
Lingkungan pendidikan dan non medis
|
Lingkungan medis
|
|
Berhubungan dengan kesadaran
|
Berhubungan dengan ketidaksadaran
|
|
Metode yang digunakan : Pendidikan
|
Metode penyembuhan
|
|
Berpusat
pandang masa kini dan masa yang akan datang melihat dunia klien.
|
Berpusat
pandang pada masa yang lalu-melihat masa kini pasien
|
|
Gangguan
yang kurang serius
|
Gangguan
yang serius
|
|
Klien tidak dianggap sakit mental dan hubungan antara
konselor dan klien itu sebagai teman yaitu mereka bersama-sama melakukan
usaha untuk tujuan-tujuan tertentu, terutama bagi orang yang ditangani
tersebut
|
Pasien
dianggap sakit mental.
|
|
Konselor mempunyai nilai-nilai dan sebagainya, tetapi
tidak akan memaksakannya kepada klien yang dibantunya konseling berpusat pada
pengubahan tingkah laku, teknik-teknik yag dipakai lebih bersifat manusiawi.
|
Terapis
berusaha memaksakan nilai-nilai dan sebagainya itu kepada klien tersebut.
|
|
Konselor
bekerja dengan individu yang normal yang sedang mengalami masalah.
|
Klien
dianggap sebagai orang sakit dan ahli psikoterapi (terapis) tidak akan pernah
meminta orang yang ditolongnya itu untuk membantu merumuskan tujuan-tujuan,
|
D. FUNGSI
Dapat dibedakan bahwa fungsi
konseling dan terapi dapat dibeakan seperti di bawah ini :
|
KONSELING
|
PSIKOTERAPI
|
|
Konselor membantu
seseorang menghadapi tugas-tugas perkembangan
|
Menghapus, mengubah
atau mengurangi gejala gangguan psikologis
|
|
Mengatasi orang yang mengalami
kecemasan normal
|
Mengatasi pola perilaku yang terganggu.
|
|
Berhubungan dengan proses bantuan
terhadap klien agar menumbuhkan identitas
|
Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian yang positif.
|
|
Mendorong klien mampu mengambil
keputusan yang penting bagi dirinya
|
Memperkuat motivasi klien untuk melakukan hal yang benar.
|
Sumber : Markam, Sumarmo. (2003).
Pengantar Psikologi Klinis. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press)
Gunarsa, S.D. (1996). Konseling dan
Psikoterapi. Jakarta : Gunung Mulia







0 Response to "Perbedaan Antara Psiterapi dengan Konseling"
Posting Komentar